Semenjak kelas 2 SMA
aku berniat untuk menutup aurat. Dan sekarang, Alhamdulillah kerudung ini telah
menghiasi wajahku. Dengan rapi kukenakan pakaian muslim dan kerudung ini kemanapun
aku pergi. Ibuku yang selalu membimbing dan mengajariku berbagai cara memakai
kerudung, membuatku menjadi percaya diri. Bahkan salah satu teman dekatku yang
bernama Alsa juga meniatkan dirinya untuk memakai kerudung.
^^
‘’Sekian materi pelajaran kuliah hari ini.
Bapak akhiri Assalamualaikum wr.wb..’’
‘’Walaikumsalam wr.wb
‘’ungkap para mahasiswa di kelas dengan ramai’’
Aku dan Alsa segera
membereskan buku-buku dan bergegas pulang.
“Aku ke toilet dulu ya
? ‘’ungkap Alsa’’
“Jangan lama-lama ya’’
“Iya… tunggu aja di
fakultas, nanti aku kesitu” Alsa menjawabnya sambil menuju ke toilet.
“Eh, kamu tau nggak ?
si Alsa itu selalu ngikutin gayanya si Desi tau, pake kerudung. Kan Desi
cantik, jadi banyak yang suka. Mungkin melalui jilbab Alsa juga biar banyak
yang suka, ih.. aku nggak mau kayak gitu. ” salah seorang membicarakan Alsa di
toilet
“Ah masa, kata siapa ?”
celetuk seorang teman
“Ih.. masa kalian nggak
sadar sih ? kamu lihat aja, dia kan selalu mengikuti gayanya. perhatikan saja
kerudungnya, sama-sama panjang, kan itu namanya ngikutin.”
Ketika Alsa mendengar
pembicaraan salah satu temannya di dalam kamar mandi, dia berusaha untuk
menahan emosinya. Dalam hatinya dia merasa kesal karena telah difitnah.
Setelah teman-teman yang membicarakan Alsa keluar dari toilet, Alsa juga ikut keluar dan lari, teman yang membicarakannya melihat Alsa lewat dari toilet, mereka melihat Alsa menangis.
Setelah teman-teman yang membicarakan Alsa keluar dari toilet, Alsa juga ikut keluar dan lari, teman yang membicarakannya melihat Alsa lewat dari toilet, mereka melihat Alsa menangis.
“Win, itu kan Alsa, dia
abis dari toilet. Apa dia tadi denger pembicaraan kamu ? ”
“Iya kali, biarin aja
dia tau. Biar dia sadar dan Intropeksi diri.” ungkap Winda
“Ih.. Winda, kamu nggak
boleh begitu. Belum tentu dugaan kamu benar. Mungkin Alsa pakai kerudung memang
udah niatnya, hati-hati deh kalau ngomong Win.”
“Ih.. iya! iya! bawel
deh.”
^^^
Di fakultas aku sudah
menunggu lama lantaran Alsa belum datang juga.
“Isshhh… Alsa lama
banget sih..” ungkapku sambil melihat jam tangan berulang-ulang kali.
Tidak lama kemudian,
aku melihat Alsa yang sedang menangis lari keluar kampus tanpa memikirkan aku
yang sudah menunggu dia.
“Loh.. kok Alsa nangis
sih ? Ada apa ? ” dengan heran aku mengejarnya
Dijalan Alsa sambil
menghapus air matanya dan sambil berfikir
“Aku nggak ngerti apa
yang mereka omongin tadi. Semua itu hanya fitnah, aku pakai kerudung bukan
ingin mengikuti gaya Desi supaya teman laki-laki suka sama aku. Aku pakai
kerudung emang aku sudah merasa wajib menggunakan kerudung ini .” ungkap Alsa
pada dirinya
Tiba-tiba aku datang
mengejarnya.
“Alsa… huh..huh…huh..”
terengah-engah kelelahan aku mendekatinya.
“Desi, maaf aku tadi
meninggalkanmu…” dengan suara yang sayup Alsa bicara padaku
“Nggak apa-apa, emang
kamu kenapa sih ? kok kamu tadi nangis ?” ungkapku
“Nanti aja deh, di
taman ya.. disini nggak enak.”ungkap Alsa
^^^
Setiba di taman aku
mulai penasaran dan mulai menanyakan.
“Kamu kenapa sih nangis
?” aku semakin penasaran
“Des, sebelumnya aku
mau tanya dulu. Kamu pertama kali pakai kerudung dari kapan sih ?”tanya Alsa
“Oh itu, aku pertama
pakai kerudung dari kelas 2 SMA tapi dulu aku awalnya cuman niat karena rambut
aku yang pendek, jadi aku malu. Tapi sekarang aku udah tau ternyata pakai
kerudung itu wajib dan nyaman buat diri aku.
Emangnya kenapa sih ?
Apa ada hubungannya dengan masalahmu saat ini ?” tanyaku.
“Nggak sih, tadi aku ke
Toilet, tanpa sengaja aku mendengar suara Winda dan teman-temannya membicarakan
aku. Kata dia, Aku itu pakai kerudung karena aku ingin sepertimu agar teman
laki-laki suka sama aku. Tapi ini fitnah. Semua itu bohong. Tapi, Kamu
sebenernya merasa nggak sih kalau aku itu selalu ngikutin kamu ? ”ungkap Alsa
“Aku nggak merasa, tapi
kalau kamu mengikuti gayaku untuk kebaikan dan karena Allah Alhamdulillah aku
ikut senang karena penampilanku bisa membuat orang berubah menjadi perempuan
yang baik.” ungkapku
“Iya.. Aku ini pakai
kerudung karena Allah, bukan untuk yang lain. Dan akupun juga sadar dan merasa
kalau seorang perempuan itu memang wajib menggunakan kerudung .” ungkap Alsa,
lalu dia bertanya
“Oh iya Des, sebenarnya
apa sih alasan kamu pakai kerudung hingga sampai saat ini ? ”
“Aku memiliki 8 alasan
memakai kerudung.
Pertama aku menggunakan
kerudung karena atas perintah Allah dalam surah Al Ahzab 59 dan An Nur Ayat 31.
Kedua menggunakan kerudung adalah identitas utama untuk dikenal sebagai muslimah.
Kedua menggunakan kerudung adalah identitas utama untuk dikenal sebagai muslimah.
Ketiga dengan memakai
jilbab akan terasa lebih aman dari ganguan laki-laki.
Keempat dengan memakai
kerudung orang akan menyapaku “Assalamu’alaikum” atau memanggilku Bu Haji, aku
senang karena itu adalah suatu do’a. Jadi nggak cuman aman, do’a pun ada.
Kelima seorang muslimah
tidak dilihat dari fisiknya. Kita tidak akan dibilang kurus ataupun gemuk. melainkan
dari kecerdasan, karya dan kebaikan hati kita.
Keenam dengan kerudung
pada dasarnya wanita telah melakukan seleksi pada calon suaminya. Orang yang
tidak memiliki dasar agama yang kuat, akan enggan melamar gadis yang
berkerudung.
Ketujuh kerudung tidak
pernah menghalangi untuk maju dalam kebaikan .
Kedelapan atau terakhir
seorang muslimah yang berjilbab akan merasa lebih merdeka dalam artian yang
sebenarnya. Maksudnya, coba deh kamu lihat kalau di angkot-angkot, perempuan
yang berpakaian terbuka saat berada didalam angkot akan resah menutupi
bagian-bagian tertentu tubuhnya dengan menggunkan tas atau tangannya. kalau aku
sih naik angkot dengan berbusanan muslimah ini bisa duduk senyamannya aku.
Ayo.. lebih merdeka mana ? ”selesai penjelasanku
“Oh jadi begitu ya ?
bener juga sih’’ ungkap Alsa
“Hahaha.. jadi Alsa
pakai kerudung selamanya ya ? Insya’allah akupun juga, kan pakai jilbab itu
wajib. Sekarang lupakan masalah yang tadi ya ? itu nggak benar. Percaya aja
sama Allah, nanti mereka juga pada sadar kok.”ungkap nasihat dariku
“Ok! Ok! Makasih ya Des
opininya aku jadi tambah bersemangat menggunakan kerudung nih… Senang banget bisa berteman sama kamu ..
Walapun di ceramahin tapi ada manfaatnya. ”ungkap Alsa
“Haha… selagi aku bisa
beri solusi kenapa tidak ? yasudah kalau begitu ayo kita pulang, udah hampir
setengah jam ngobrol disini.”ajakku
“yuk!”
Dan akhirnya aku dan Alsa pulang. Alsa semakin yakin akan
menggunakan kerudung, walaupun teman-temannya yang selalu membicarakannya.
Teman, tahukah kalian ?
Sesungguhnya berhijab memakai kerudung bukanlah satu-satunya indikator
ketakwaan, namun behijab merupakan amal dari keimanan seorang muslimah.
Jadi.. gunakan kerudung semampunya ya.
Jadi.. gunakan kerudung semampunya ya.